Bisnis Network Marketing Adalah Bisnis Kontroversial ?

Bisnis network marketing atau atau MLM banyak yang menganggap sebagai  bisnis paling kontroversial di dunia ini. Mengapa? Karena ada sebagian besar orang sinis dan membenci bisnis ini, bahkan menganggapnya ilegal dari berbagai sisi: hukum, etika, maupun kaedah agama. Tapi ironisnya, bisnis network marketing dianggap sebagai bisnis yang legal terutama di banyak negara besar.

Meskipun ada sebagian orang yang membenci bisnis ini, tetapi sebagian lagi begitu menyukai bisnis ini sampai-sampai melihat wajahnyapun “wajah MLM” hehehe karena melihat orang yang terjun di bisnis MLM selalu berbicara tentang bisnis MLM mungkin pembaca pernah mengalaminya bahkan sampai dijauhi hehehe. Kemudian ada juga orang yang menganggap bahwa tidak mungkin sukses atau kaya raya dari bisnis ini, tetapi faktanya banyak orang yang sukses dan kaya raya melalui bisnis network marketing.

Saya tidak tahu bagaimana pandangan Anda mengenai bisnis network marketing. Tetapi apa pun pandangan Anda, kemungkinan banyak informasi yang belum yang belum lengkap tentang bisnis Network Marketing. Robert Kiyosaki, penulis buku “The Cashflow Quadrant” dan “Business School”, dianggap memperkenalkan bisnis Network Marketing secara luas bahkan buku “The Cashflow Quadrant” dianggap sebagai salah satu rujukan bisnis Network Marketing.

Robert Kiyosaki pernah ditanya mengapa dia merekomendasi orang lain masuk ke bisnis network marketing padahal dia belum pernah sukses di bisnis ini? Robert menceritakan pengalamannya di awal 1990-an saat dia bertemu dengan temannya seorang pengusaha real estat yang sukses. Pengusaha yang sangat direspek oleh Robert ini ternyata di luar dugaan masuk ke bisnis network marketing. Ketika Robert bertanya mengapa Bill, temannya ini, masuk ke bisnis ini, Bill menjawab: “Kamu tahu saya suka cari uang, tetapi aku tidak masuk bisnis ini karena aku butuh uang. Keuanganku sangat bagus”.

Bill bercerita bahwa dia berbisnis Network marketing   adalah karena dia senang membantu orang. Melalui bisnis real estatnya, dia sulit membantu orang karena bisnis real estat membutuhkan modal yang besar. Tetapi melalui bisnis network marketing Bill bisa membantu lebih banyak orang karena modal awal untuk memulai bisnis network marketing relatif terjangkau.

Sejak itu, pikiran Robert mulai terbuka dan penilaiannya terhadap industri network marketing mulai berubah. Robert mulai melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh pikiran tertutup. Dia melihat hal-hal yang baik dan positif dari bisnis network marketing, bukan hal-hal yang negatif, meskipun masih ada beberapa pandangan negatif mengenai industri ini. Tetapi, tentunya, selalu ada sesuatu hal yang negatif dalam banyak hal, bukan?

Jadi apakah anda juga masih berpikir negatif tentang bisnis network marketing ? Apabila masih iya mungkin ada saatnya mencoba membuka pikiran seperti Robert untuk mengetahui bisnis ini lebih mendalam.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply:

add_action( ‘wp_footer’, ‘bma_global_footer’ );